Monday, September 2, 2013

Sebutir debu tanpa nama



(Dikemaskini pada 10.09.2013)

Berdiri di ruang ini
segalanya adalah rahmat
yang tidak ternilai
walau bergunung harta
menjadi galang

sekali nafas kuhela
terlalu amat berharga
namun kerap aku terlupa
akan lautan nikmatNya
sehingga semuanya
kuanggap milik selamanya

berdiri di ruang ini
betapa aku terasa
kebesaranNya
dan rupanya
aku hanya sebutir debu
tiada bernama...



(Asal)

Berdiri di ruang ini
Segalanya adalah rahmat
Yang tidak ternilai
Walau selautan harta
Menjadi gantinya

Sekali nafas kuhela
Terlalu amat berharga
Namun amat kerap aku terlupa
Akan nikmatNya

Berdiri di ruang ini
Betapa aku terasa
KebesaranNya
Dan aku hanya
Sebutir debu tiada bernama...

No comments:

Post a Comment