Menggenggam kecewa
Saat gerimis di jendela menjenguk
jemarinya masih merah
menggenggam butir kecewa
yang bertandang di anjung sepi
dan di sana
di kaki langit yang jauh
tabir senja berlabuh
bersama luka yang enggan sembuh.
jemarinya masih merah
menggenggam butir kecewa
yang bertandang di anjung sepi
dan di sana
di kaki langit yang jauh
tabir senja berlabuh
bersama luka yang enggan sembuh.
Comments
Post a Comment